Singkat: Temukan Detektor Gas Jalur Terbuka MIC200-UV/IR2, detektor api inframerah 3 panjang gelombang yang dirancang untuk mendeteksi gas yang mudah terbakar. Dengan kekebalan tinggi terhadap alarm palsu dan respons cepat terhadap radiasi infra merah, sangat cocok untuk tangki bensin dan lokasi berbahaya. Dilengkapi sudut deteksi 360° yang dapat disesuaikan dan desain kokoh untuk kinerja yang andal.
Fitur Produk Terkait:
Mikroprosesor berkinerja tinggi bawaan untuk respons cepat terhadap radiasi inframerah.
Tiga sensor inframerah pita sempit (4-6 µm) dengan filter optik untuk sensitivitas spektrum emisi CO2.
Sudut deteksi 360° yang dapat disesuaikan untuk kemudahan pemasangan dan pemosisian fleksibel.
Filter bandpass ganda untuk mengkompensasi gangguan kabut, hujan, dan kabut.
Kelas tahan ledakan ExdII CT6, cocok untuk lokasi berbahaya zona 1 dan zona 2.
Konsumsi daya rendah dan detektor solid-state berkompensasi suhu penuh.
Optik koaksial untuk kinerja terbaik di kelasnya dan ketahanan terhadap pengaburan parsial.
Output multi-drop Modbus RS485 opsional untuk konektivitas yang ditingkatkan.
Pertanyaan Umum:
Berapa jarak deteksi detektor MIC200-UV/IR2?
Jarak deteksi berkisar antara 30 hingga 50 meter, tergantung bahan yang terbakar.
Apakah MIC200-UV/IR2 cocok untuk lokasi berbahaya?
Ya, ia memiliki tingkat tahan ledakan ExdII CT6, sehingga cocok untuk lokasi berbahaya zona 1 dan zona 2.
Dalam kondisi lingkungan apa detektor dapat beroperasi?
Detektor beroperasi pada suhu sekitar dari -10°C hingga 55°C dan kelembapan hingga 95% RH, dengan kisaran tekanan 86-106Kpa.